Home / Laporan / Annual Report 2015 Kios Atma Jaya

Annual Report 2015 Kios Atma Jaya

motivational-265aPerjalanan penuh liku program Harm Reduction dari 2010 hingga 2015 telah menemui banyak pelajaran berharga. Respon terhadap berbagai persoalan yang datang baik dari masalah eksternal lembaga berkaitan dengan situasi politik dalam negeri maupun permasalahan dalam lingkup HR itu sendiri ditanggapi secara berbeda oleh berbagai pihak. Para praktisi memandang kebijakan perang terhadap narkotika menimbulkan sebuah permasalahan baru dalam program harm reduction yang selama ini mulai diagungkan. Para praktisi menganggap pemerintah tidak benar-benar mengkaji keputusannya dalam pemberian hukuman mati kepada kejahatan narkotika.
Melihat situasi tersebut dari sisi program jelas mengganggu keberlangsungan program HR yang selama ini menjadi salah satu alternatif menghentikan laju epidemi HIV dan AIDS di kalangan penasun di Indonesia melalui jarum suntik.
Kebijakan pemerintah terkait permasalahan drugs di Indonesia yang melanggengkan senjata untuk memberantas peredaran gelap narkotika turut mewarnai perjalanan pahit HR selama tahun 2015. Hukuman mati terhadap pelaku kejahatan narkotika ikut mempengaruhi program HR secara nasional tak terkecuali di DKI Jakarta.
Di mata masyarakat kebanyakan, kebijakan perang terhadap narkotika adalah sesuatu yang paling ditunggu-tunggu dan itu terbukti dengan antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap hukuman mati pengedar dan gembong narkotika pada bulan Mei lalu. Namun lembaga-lembaga yang melaskanakan prgoram HR merasa kehilangan strategi karena makin banyak populasi beresiko terutama penasun tersembunyi, tak terjangkau. Mereka tidak mendapat akses LASS karena ketakutan. Bahkan penangkapan penasun di hotspot juga menjadi titik balik perubahan program HR di Jakarta.
Semua rekaman kegiatan Kios dan segala situasi terkati narkotika di Indonesia dan DKI Jakarta dapat dilihat dalam hasil monitoring yang dilakukan Kios selama 1 tahun berjalan. Semoga bermanfaat.

Selengkapnya bisa di download disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *